Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, "Tidaklah beriman seseorang sehingga ia mencintaiku lebih dari keluarganya, hartanya dan siapapun juga." Dalam riwayat lain: "lebih dari anaknya, orangtuanya dan siapapun juga." (HR. Muslim)
Indah sekali bunyinya, agung sekali kandungannya, dan teramat besarlah pahala bagi mereka yang merenungi dan mengamalkannya dengan istiqamah.
Subhanallah ....
Tergetarkah dasar jantungmu?
Tersentuhkah langit hatimu?
Demi Allah, tidaklah diperdengarkan namamu pada orang-orang yang mencintaimu maka akan tersentak gembira dan hilanglah segala kesedihan.
Dimanakah orang yang mengaku mencintai nabinya yang rela berkorban atas segala yang dimilikinya, dan meremehkan semua yang berharga miliknya demi kecintaannya.
Maka bergetarlah ruh ruh mereka merindukan pertemuan dengan nabinya, Sebagaimana para sahabat merindukannya, Begitulah keadaan para kekasih Allah swt yang selalu dalam naungan kelembutan Nya, Yang dari-Nya dan Milik-Nya segala kelembutan.
"Sesungguhnya Allah dan Malaikat-Malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya." (Q.S. Al-Ahzab:56)
Wahai pemilik Muhammad Rasulullah saw, Wahai pemilik Ummat Muhammad saw, Wahai pemilik kelembutan Muhammad saw, Wahai pemilik seruan Muhammad saw, Jadikanlah blog kami ini:
RUMAHKU SAHALAWATKU
kitabershalawatyuk.blogspot.com
sebagai sarana yang menghiasi hati kami, rumah kami, keluarga kami, sahabat-sahabat kami, Dan jadikanlah kami orang-orang yang benar-benar menjawab seruan Muhammad Rasulullah saw.
Garut, 17 Ramadhan 1433 H, sehari sebelum tanggal proklamasi kemerdekaan RI, 2012
(ini adalah postingan pertama saya di "RUMAHKU SHALAWATKU" kitabershalawatyuk.com
dan blog ini menjadi persinggahan saya setelah hijrah dari rumah lama: maribershalawat.multiply.com)
Rabu, 15 Agustus 2012
Muqqadimah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar